<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="531">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Mengidentefikasi Faktor Penyebab Kecemasan Sesaat Pada Pendonor Darah di Mobile Unit PMI Kabupaten Tapin]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jati Pangestu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Jakarta]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Print]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 38 halaman ; 29,7 cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang penting, namun sebagian pendonor maupun calon pendonor sering mengalami kecemasan sesaat yang dapat menurunkan minat mereka untuk mendonorkan darah. Kecemasan ini umumnya dipicu oleh rasa takut terhadap jarum suntik, kekhawatiran akan reaksi fisik, serta kondisi lingkungan yang kurang nyaman. Identifikasi faktor penyebab kecemasan sesaat diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan retensi pendonor darah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif pada pendonor darah di MOBILE UNIT PMI Kabupaten Tapin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup aspek demografis, psikologis, fisik, dan lingkungan. Analisis dilakukan melalui distribusi frekuensi dan persentase untuk menentukan faktor dominan penyebab kecemasan sesaat. Hasil: Faktor psikologis merupakan penyebab paling dominan munculnya kecemasan sesaat. Sebagian besar pendonor merasa takut terhadap jarum suntik, gugup saat menunggu giliran, dan cemas karena kurang memahami prosedur donor. Faktor fisik turut berpengaruh, seperti keraguan terhadap kondisi tubuh dan rasa lemas sebelum donor. Sementara itu, faktor lingkungan memiliki pengaruh lebih kecil, seperti kecemasan saat melihat pendonor lain pingsan atau suasana tempat donor yang kurang nyaman. Simpulan: Kecemasan sesaat pada pendonor darah paling dominan dipengaruhi oleh faktor psikologis, diikuti faktor fisik dan lingkungan. Diperlukan edukasi yang jelas, komunikasi yang empatik, serta lingkungan donor yang nyaman untuk mengurangi kecemasan pendonor.</note>
<classification><![CDATA[378.3407]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indoensia Koleksi Karya Tulis Ilmiah]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[2024041009rpl JAT m]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[KTI00584]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[531]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-01-14 13:11:42]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-01-14 13:11:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>